Tampilkan postingan dengan label hari ke-1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hari ke-1. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Maret 2012

Lelah..?? tak jadi masalah

para photograper yang sibuk dengan mengambil
gambar saat acara berlangsung
         KEDIRI - Jumat 23 Maret 2012 tepat hari pertama acara pembukaan Final Party School Contest VI sangat meriah dan atraktif sekali, acara yang dibuka oleh bapak walikota Kediri ini bertujuan untuk menumbuhkan bakat-bakat para siswa siswi SMP maupun SMA se-kerasidenan Kediri. "Saya sangat berbangga sekali dengan diadakannya event-event besar ini, karena para siswa-siswi dapat mengembangkan bakatnya dengan baik, dan saya berharap semoga acara ini berjalan dengan lancar". Ungkap Bapak Walikota ketika membuka acara school contest VI.

        Kesibukan para journalist blog dan photograph contest pun juga sangat terlihat dari pagi sampai hingga malam hari. Sekitar pukul 13.45 WIB acara Final Party School contest VI resmi dibuka oleh bapak walikota kediri, "Dari acara hari pertama udah kyak gini capeknya, apalagi kalau udah puncaknya", ungkap salah satu peserta photograph contest.
dok.lintaspomosda

      Kediri Mall itulah tempat sebagai penyelenggara acara school contest VI yang sebelumnya diselenggarakan di IKCC, tepat di ballroom convention center lantai 7 para peserta sudah menyibukkan diri untuk meliput dan mengabadikan momen-momen penting atas diselenggarakannya acara tahunan terbesar se-kerasidenan kediri ini.(Hanan)
READ MORE - Lelah..?? tak jadi masalah

Jumat, 23 Maret 2012

Penampilan Si Trio Smash

     Wowww....... 3 Penyanyi asal SMA 1 Kediri yang sedang duduk di kelas 2 SMA itu terlihat memukau di atas panggung.Ketiganya tampil sekitar pukul 17.00 WIB (23/03) di acara Kediri School Contest VI.Talenta yang mereka tampilkan dalam ILP’s Got Talent adalah Sing of English.Claudya dan Irma Ratnasari, 2 Vokalis cantik dan bersuara merdu tersebut menyanyikan lagu milik Far East Movement yang berjudul “Like a G9” dengan diringi oleh  gitaris imut bernama Citra Purbandini.Lagu yang mereka nyanyikan ,sangat nyaman didengar ditelinga.

     Latihan yang hanya 4 hari,tidak membuat penampilan mereka diatas panggung terlihat buruk.Meski baru pertama kali mengikuti contest ILP’s Got Talent,tetapi mereka tampil dengan baik di atas panggung,para penonton pun terpukau dengan penampilan mereka.Pendukung mereka dari SMAN 1 Kediri pun juga sangat antusias dengan penampilan wakil dari SMAN 1 Kediri tersebut.

     Beberapa kendala pun ditemui mereka saat latihan.Suara habis ,karena keseringan berlatih menyanyi membuat Claudya harus berusaha lebih keras untuk memberikan penampilan terbaik saat Finl Party .Pronouncention tidak menjadi kendala bagi mereka ,karena mereka mengaku sudah terbiasa dengan itu.”Perasaan dredeg karena bisa masuk 3 besar,seneng bisa membawa nama baik sekolah”,ujar Claudya (23/03) saat diwawancarai oleh Crew D’half.(Dinda)
READ MORE - Penampilan Si Trio Smash

Atraktif dengan teriakannya


Terlihat ekspresi tegang dari wajah Putri Zakia Salsabila saat membawakan puisi di acara ILP   
     Kediri-Keriuhan penonton terjadi ketika Jaka Priradidi dan Putri Zakia Salsabila yang berteriak menampilkan talenta mereka berpuisi bahasa Inggris di Acara Final Party School Contest pukul 17.30 WIB. Penampilan mereka sangat expresif dan energik,apalagi diiringi alunan musik Iwan Fals yang berjudul “Bongkar” .Alunan musik yang mengiringi Jaka dan Salsabila berasal dari petikan dan pukulan tangan Mohammad Bashori dan Thoriq.Alunan musik yang mengiringi mereka memang sangat cocok dengan makna yang terkandung dalam puisi yang mereka tampilkan. Judul dari puisi mereka sendiri adalah “Literature Of a Factory Worker In The Clamorous Jakarta”. Sedangkan makna dari puisi itu adalah kritik sosial terhadap Jakarta,karena kehidupan dan gaya hidup masyarakat sekarang terutama di Jakarta sudah rusak. Apalagi lirik “Jika cinta sudah dibuang,jangan harap keadilan akan datang” ,lirik tersebut sangat mengena sekali dengan makna puisi yang diapresiasikan oleh mereka.

     Talenta yang mereka miliki memang mampu memukau para penonton maupun Juri, terutama juri yang berasal dari Luar Negeri yang memang sangat memahami betul Bahasa Inggris dan Pronounciation yang diucapkan oleh Putri Zakia Salsabila dan Jaka Priradidi. Juri terpukau dengan penampilan mereka ,dan mengungkapkan kekaguman dalam komentarnya. Dalam bahasa Inggris juri mengatakan bahwa Juri sangat menyukai penampilan mereka,juga suka denganmakna yang ada dalam puisi mereka.Juri pun juga suka dengan makna tentang kritik sosial untuk Jakarta.Padahal mereka baru berlatih 2 minggu yang lalu.

     “Saya tidak terlalu berharap apapun,setidaknya kami semua tidak mengecewakan orang yang telah bersusah payah melatih kami untuk mengasah talenta kami di ILP’s Got Talent”,Ungkap Putri Zakia Salsabila.(Dinda)
READ MORE - Atraktif dengan teriakannya

SMA PETRA ,Uniik dengan kostum ketopraknya

    KEDIRI MALL -Ada yang Unik niih di Perang Mading VI by Radar Kediri .Para Crew mading dari SMA Petra Kediri terlihat unik dengan pakaian ketoprak yang dikenakannya. Keunikan tersebebut bukan tanpa alasan,tetapi karena mereka menyesuaikan judul yang mereka ambil “Ketropak Tobong Mencoba Bertahan”.Delapan crew  mading sangat antusias ketika disodori beberapa pertanyaan dari tim Blog.Pertanyaan demi pertanyaan pun dijawab dengan ramah.Mading SMA Petra tersebut dibuat sejak 2 minggu yang lalu.Waktu yang lumayan singkat dalam pembuatan mading 3 Dimensi tersebut.

     Crew Mading SMA Petra mengambil judul “Ketoprak Tobong Mencoba Bertahan” ,karena ketoprak Tobong sudah mulai punah ,maka mereka ingin memperkenalkan tentang kebudayaan “Ketoprak Tobong” kesemua pengunjungyang datang melihat,agar mereka mengenal lagi Ketoprak Tobong.Saat ini,Ketoprak Tobong memang tidak banyak peminatnya .Selain itu ,ketoprak yang merupakan kebudayaan asli Indonesia ini semakin terlindas jaman,hanya dipandang sebelah mata  oleh masyarakat,karena masyarakat sudah beralih pandangan ke Televisi atau bioskop yang menyajikan kisah-kisah yang lebih modern.Hal itu membuat Kebudayaan asli Indonesia ,perlahan-lahan punah,dan bisa jadi akan diklaim Negara lain.

     Di  Kediri  sendiri,hanya ada satu kelompok Ketoprak yang terdapat di daerah Pagu,Pare.Hal itu menjadi kendala Para Crew Mading dalam peliputan.Masalah waktu juga menjadi kendala peliputan untuk artikel yang akan disajikan di Mading mereka.Waktu Peliputan tentang Ketropak sekitar pukul 9 malam,karena Ketoprak Tobong hanya ada pada malam hari.Mereka senang karena telah masuk Final Party School Contest.”Kami seneng banget,perjuanangan kami selama ini gak sia-sia.Kami ingin ketopak dikenal sampai kapan pun,"papar salah satu Crew Mading dari SMA Petra.(Dinda)
READ MORE - SMA PETRA ,Uniik dengan kostum ketopraknya

Dor...dor...dor..suara kembang api, pembuka final Party


Meriah, acara pembukaan KSC VI yang dibuka oleh Samsul Asyar
      Kediri Mall-Tepuk tangan meriah dari penonton maupun peserta sebagai tanda akan dimulainya acara OPENING CEREMONY sebagai pembuka acara Final Party School Contest mulai tanggal 23-25 Maret 2012. Meski ada contest acoustik yang mengawali acara Final Party hari ini,tetapi tidak afdol jika tidak ada opening ceremony yang dibuka secara resmi oleh Walikota Kediri.Sebelum Acara dibuka secara resmi oleh Walikota,semua hadirin dipersilakan berdiri untuk menyanyikan lagu Indonesia raya.Selain itu,ada pula penampilan tarian Garuda dari MA Al-Huda .Tepat pukul 13.53 OPENING CEREMONY RESMI DIBUKA,pembawa acara membuka acara Opening Ceremony,dan mempersilakan wakil komersi dari Flexi untuk memberikan sambutan pertamanya.Beliau mengatakan bahwa Flexi mulai hadir di Kediri dengan layanan baru yang cocok dengan remaja.”Layanan yang kami sajikan adalah layanan Flexi Mobile Broadband ntuk semuanya”,katanya (23/03) .Dalam sambutan tersebut,juga diungkapkan bahwa sekarang Flexi tidak hanya untuk sms dan bertelefon ria,melainkan juga bisa menjadi partner untuk saling bertukar informasi dengan yang lain.Flexi Mobile Broadband ini tanpa buffering .Sehingga aksesnya cepat.”Diharapkan dengan Flexi Broadband ini,Kediri menjadi yang terdepan “,Harapan salah satu wakil dari Flexi.

      Sambutan kedua oleh wakil dari Pak arif sebagai salah satu wakil dari Honda.”Kita sangat berterima kasih kepada Radar Kediri sebagai penyelenggara acara,diharapkan dapat mengembangkan kreatifitas anak-anak”,celetuk Pak Arif dalam sambutannya (23/03).Pak Arif mengatakan salam khas Honda kepada semua hadirin  “Salam Satu Hati” dalam sambutan singkatnnya,karena Honda memang “Satu Hati” dengan masyarakat.

     Akhirnya ,sambutan yang paling dinanti-nanti oleh para peserta pun dimulai.Sambutan dari Walikota disambut meriah oleh tepuk tangan seluruh hadirin dalam Grand Ball Room Kediri Mall,dimana sambutan itu merupakan sambutan sekaligus pembukaan Final Party School Contest secara resmi. Dengan didmpingi oleh wakil dari sponsor,Pak Walikota pun memberikan sambutannya .”Alhamdullilah bia mengikuti School Contest VI dengan sehat wal’afiat,cerdas,kreatif,dn terima kasih untuk Radar Kediri beserta Sponsor.Tak lupa,Walikota pun memberika suport kepada para peserta.”Selamat mengikuti School Contest dengan Sportif.”

     Sebagai tanda dibukanya FINAL PARTY secara resmi,Walikota pun membuka bingkisan dan melambungkannya ke udara ,disertai tepuk tangan meriah dari penonton.Selepas itu,Walikota Kediri mengelilingi Stand-stand MADING SMA dan SMP se-karesidenan Kediri.Lebih dari 30 stand Mading dilihatnya,sebagai bukti kepeduliannya kepada Generasi Bangsa di Kota Kediri.(Dinda)
READ MORE - Dor...dor...dor..suara kembang api, pembuka final Party

Kamis, 22 Maret 2012

Daun Kering Pembangun Motivasi


    Kediri(23/3/12)-Daun memang sudah tidak asing lagi kita lihat dalam kehidupan sehari- hari. ya itu karena di setiap sisi kehidupan kita dapat melihatnya. Tapi bagaimana kalau di ajang perlombaan ataupun ajang bergengsi se karisidenan Kediri? Ini memang sanagat asing, akan tetapi karena tema mading yang di ambil pada KSC VI kali ini  adalah peleburan era moderen dengan era traisional maka banyak sekali mading yang menggunakan bahan bahan alami seperti daun - daun ataupun batang dan ranting yang sudah kering.

     Daun ataupun ranting merupakan daun - daun dan ranting - ranting pilihan yang sudah di disain dan di bentuk sesuai ukuran yang di butuhkan. Misalnya kita ambil saja contoh mading karya anak SMAN 5 kediri. Mereka menggunakan daun bambu, Batang pohon pisang, dan ranting ranting pohan pohon bambu. Bahan - bahan di pergunakan sebagai objek mading, hal ini dikarenakan bahan - bahan tersebut sangat  mudah ditemui di sekitar gedung tempat sekolah mereka berdiri.

     Di sekitar gedung sekolah mereka terdapat perkebunan yang didalamnya terdapat pohon pisang dan bambu yang tumbuh subur. Hal ini membuat para kru mading termotivasi akan menggunakna bahan - bahan tersebut sebagai salah satu bagian dari objek dalam madingnya.Daun daun bambu di pasang sedemikian rupa menjadi sebuah atap sedagkan pelepah pisang yang kering digunakan sebagai pelapis dinding mading mereka. Selain itu mereka juga menggunakan ranting - ranting pohon bambu sebagai obyek depan sekaligus sebagai efek pohon.

Mading karya SMA 5 Kediri dengan objek daun kering yang di jadikan atap dan  dinding
    Mading yang dibuat sekitar tanggal 2 maret ini mendapat antusias dari pengunjung karena memiliki disain yang unik dan juga menarik, untuk membuat mading ini di butuhkan tenaga kerja yang cukup banyak, yaitu sekitar 20 orang akan tetapi diwaktu perlombaan mereka hanya mengirimkan 8 orang personil. Selain itu mading ini juga merupakan salah satu mading yang bisa di di masuki oleh para pengunjung hal ini karena layoter mading berbentuk seperti rumah.Seorang anggota personil mading, sebut saja Ade ia adalah seorang ketua dari mading tersebut.Ia merasa sangat bangga karena dapat mengikkuti ajan perlomban yang di selenggarakan oleh radar kediri kali ini Ia juga merasa termotivasi dengan ide ide dari sekolah lain.
READ MORE - Daun Kering Pembangun Motivasi

 
Design by Mustofa Abdul Hanan | Achmad Ali Fauzi | Dinda Nindya Putri